Posted by: kittydumbo on: July 1, 2011
Memang cerita Doraemon dkk ga pernah ada matinya dan ga pernah ada habisnya. Ceritanya diawali dengan Nobita yang selalu tidak tahan untuk membalas kesombongan Suneo. Suneo menceritakan mengenai pengalamannya menunggangi kuda di suatu peternakan, Nobita pun mengatakan kalau dia memiliki peternakan. Dan seperti biasa Suneo dan Giant akan memaksa Nobita untuk membuktikan omongannya, dan Nobita pasti meminta bantuan Doraemon.
Doraemon tidak mau membantu nobita, karena Nobita selalu saja banyak maunya, dan Doraemon kabur ke masa depan. Ketika pulang dari masa depan Doraemon membawa hadiah hiburan dari undian yang dia menangkan di masa depan. Hadiahnya berupa planet-planet kecil antara planet Jupiter dan Mars. Nobita yakin di antara planet-planet tersebut, ada yang bisa dia buat jadi suatu peternakan. Dan tadaaa… Ternyata ada 1 planet yang hijau dan cocok sekali dijadikan peternakan. Nobita cs mencoba membuat kota di planet tersebut dengan menghidupkan mainan-maianannya dengan sekrup jiwa milik doraemon. Alat yang bisa membuat mainan menjadi hidup. Di sanalah terjadi petulangan mereka. Dari pertemuan mereka dengan mainan yang bisa pintar dan berevolusi sendiri, Dewa Penabur benih, sampai dengan buronan di Jepang yang tiba-tiba sampai di planet tersebut.
Ceritanya cukup menarik. Tapi yang bikin Zia kasih 2 jempol untuk film ini, karena film Doraemon dan Nobita selalu idientik dengan himbauan untuk mencintai lingkungan dan menjaga lingkungan. Jadi seperti kampanye lingkungan hidup, tetapi disampaikan dengan cara yang ringan dan bisa dipahami oleh semua umur.
Posted by: kittydumbo on: July 1, 2011
Kemaren subuh sekitar jam 5 pagi, perut zia sakitnya minta ampun. Sebenernya penyakit ini udah dirasain bertahun-tahun, dan datangnya selalu dadakan. Bisa pagi, siang, sore, malem, atopun tengah malem. Awalnya zia berpikir ini cuma sakit perut biasa alias masuk angin. Karena sakit yang dirasakan itu seperti ada angin yang menyesak di dalam perut. Solusinya biasanya minum antangin ajah.
Tapi mendekati jam 6, penyakitnya semakin parah. Ga bisa ngapa-ngapain. Mau bergerak sakit, mau duduk sakit, mau tiduran sakit, apalagi berdiri. Cuma bisa berusaha menahan ajah. Akhirnya Mr. Pipu menawarkan untuk mengantarkan ke RSHS. Zia sih bukannya anti rumah sakit, tapi cukup punya trauma ama rumah sakit. Soalnya dulu pernah sakit dibawa ke salah satu rumah sakit swasta terkenal di Bandung, analisanya bener-bener ngasal, dan setelah dari situ, penyakitnya malah semakin parah.
Setelah banyak dapat informasi dari banyak sumber, zia memberanikan diri berobat ke dr. Harry Rayadi, beliau adalah dokter spesialis avasin. Jenis pengobatan yang beda dengan yang lain. Sebenernya awalnya yang Zia tau dr. Harry praktek di Kimia Farma di jalan Dago Bandung, tepatnya di depan Dukomsel, yang jam prakteknya dari jam 4 sore sampai dengan jam 8 malem. Ternyata dr. Harry paginya juga praktek di salah satu klinik di jalan Banteng.
Jadi, sekitar jam 6.30 Mr. Pipu ngebawa zia ke jalan Banteng, dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti oleh dokter yang Zia percayai. Sampai di sana sekitar jam 7 pagi, dan klinik serta apotik nya belum buka. Langsung panik banget rasanya. Perut yang sakit bikin jadi mual sejadi-jadinya, muntah sana muntah sini. Sampai-sampai saking seringnya muntah, yang keluar tinggal cairan aja. Ketika jam 8 kurang, kliniknya sudah dibuka, dan ternyata Zia masuk antrian ke “26”.BBUUUSSSEETTT!!!! Udah tepar gini, masa harus nunggu 25 orang dulu. Jadi nego deh ke semua orang di sana buat ngeduluin Zia, karena bisa dibilang zia dalam keadaan gawat darurat.
Pas di dalam ruang periksanya, sakitnya makin menjadi-jadi. Zia di terapi oleh dr. Harry. SSaaaakkkiiitt… Dan ada sedikit kejadian memalukan. Dokter memasukkan obat melalui lubang an*s agar tidak dimuntahkan. Rasanya sakit banget ada sesuatu yang dimasukin ke sana. Pedih. Ternyata penyakitnya memang karena asam lambung yang tinggi. Penyebab asam lambung tinggi ada 2, yaitu makan makanan pedas dan asam atau memiliki beban pikiran. Hahahahahha… Sepertinya benar. Karena setiap Zia terlalu stres dengan sesuatu yang dipikirkan, perut pasti langsung sakit.
Dokter memberikan resep obat dan tentunya surat keterangan sakit, biar bisa istirahat. Ini nih obat yang diberikan oleh dokter.
1. Valisanbe®2 –> golongan Diazepam
2. Buscopan® Plus
3. Lapraz® –> golongan Lansoprazole
Ternyata yang mengalami kejadian ini bukan cuma Zia aja. Ada salah satu anggota keluarga pasien yang juga pernah mengalami tersebut. Bahkan sudah mencoba berbagai macam pengobatan, udah sering kali operasi, ternyata pengobatan yang pas adalah dengan dr. Harry ini yang menggunakan teknik avasin. Penasaran dengan avasin? Mending langsung tanya aja deh dengan mba gugel. Dan disarankan juga untuk rajin terapi agar penyakitnya ga kambuhan lagi.
Semoga dengan jalan ini penyakit Zia bisa sembuh dan Zia bisa main dengan semangat dengan para kucing lagi. Aaammmmiiinnn……..
Posted by: kittydumbo on: June 27, 2011
Setelah banyak searching di internet dan banyak semedi untuk memberi nama para bayi, akhirnya nama mereka sudah diputuskan. Walaupun belum ada tumpengan ataupun nasi merah nasi putih, tapi mereka sudah terbiasa dengan nama-nama unofficial nya tersebut.
MOTTE
The Next Valentino Rossi
BOELOE
Want to play?
MONNA
Am I cute?
CHIPPY
I love to pose like a model…![]()
Posted by: kittydumbo on: June 27, 2011
Ini cerita lama sih. Alias udah 2 kali car free day yang diadakan di jalan Dago zia dan Mr. Pipu jualan “Mr. Monkey”. So.. What is Mr. Monkey? Hehehheh… Mr. Monkey itu merk keripik pisang coklat khas Lampung. Keripiknya khas banget. Potongannya tebal, rasanya yummy, kemasannya bagus.
Sebenarnya Zia udah lama jualan keripik ini, tapi banyak malesnya daripada rajinnya. Berhubung di CFD banyak yang jadi penjual dadakan, jadi sekalian aja. Sekalian jalan-jalan pagi, liat yang seger-seger, dapat duit pula. Khusus di CFD ini, Mr.Monkey zia patok dengan harga Rp.11.000 saja. Tapi kalau beli 5 bungkus ato lebih, boleh deh diaksih diskon, jadi Rp.10.000. Murah kan?! Mr.Monkey ini terdiri dari 3 rasa, yaitu : coklat, susu, dan kopi.
Jadi kalau pada tertarik dengan Mr. Monkey ini datang aja ke CFD Dago setiap Minggunya yah! Dan cari aja penjual mobile yang bawa kardus unik bergambar Mr. Monkey!!![]()
» Penampakan Mr. Monkey
» Setelan yang dagang Mr. Monkey nya..
Posted by: kittydumbo on: June 27, 2011
Wow…. Buat sebagian orang angka “7” merupakan the lucky number. Begitu juga bagi Zia dan my someone special(red. Mr.Pipu). Tepatnya tanggal 27 Maret 2006 merupakan langkah awal bagi kita berdua untuk menjalani status “in a relationship”. Bisa dibilang itu masa-masa mau lulus kuliah D3 dan mungkin saat-saat yang bikin pusing mengenai TA, kelanjutan studi, ataupun kelanjutan mimpi-mimpi masa depan yang sudah dirancang dari dulunya.
Seperti impian zia untuk meneruskan studi ke jenjang S1 dan kemudian melanjutkannya ke S2. Dan impian Mr.Pipu untukmelanjutkan studi ke S1, namun ingin bekerja yang layak pula. Awal hubungan kita cukup menegangkan karena sibuk dengan keinginan masing-masing. Dan akhirnya sampailah kita di komitmen LDR (Long Distance Relationship) yang berjalan sekitar 3 tahun.
Yang namanya hubungan jangka panjang, pasti melalui banyak hal agar dapat bertahan. Dari yang namanya swasembada, demokrasi, liberal, taman bunga, sampai yang namanya perang dunia, badai, mungkin juga ada tsunaminya. Hehehehehhe…. Mungkin itu yang namanya belajar untuk dewasa. Belajar untuk bisa berbagi dalam suka ataupun duka.
Yaaaaahhh…. Kita kesampingkan dulu cerita lama itu, dan senang-senang dengan tanggal 27 ini. Hari ini tepat kita sudah berjalan selama 5 tahun 3 bulan. Untuk mendedikasikan hari ini, zia bagi-bagi foto kenangan kami.
Ini foto iseng kami berdua di saat lagi iseng main dengan si lappy alias laptop kesayangan yang udah lama ga dinyalain.
Posted by: kittydumbo on: June 27, 2011
Tidak terasa ternyata bayi-bayi mungil itu sekarang sudah cukup besar. Sebentar lagi mereka berumur 6 minggu. Mereka sangat aktif dan tentunya doyan makan. Ini beberapa foto-foto mereka.
Ini foto para gadisnya. Mereka berdua bener-bener cewek yang suka bergaya di depan kamera. Mereka juga sangat suka bermain kejar-kejaran dan gigit-gigitan.
Ini foto para jejaka nya. Mereka memang sedikit sulit untuk difoto, tapi sekalinya difoto, gayanya sangat menggemaskan.
Keempat kucing tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang aktif sekali, tetapi ada yang lebih senang untuk bersantai-santai dan bermalas-malasan. Ketika mengurus mereka berempat, saya tidak menemukan kesulitan untuk mengajarkan mereka ke bak pasir kalau ingin buang air. Mereka sangat cerdas, ditambah dengan pengawasan sang ayah “Zyrest” yang selalu pasang muka galak kalo anak-anaknya nakal. Menyenangkan bisa mengurus kucing-kucing ini.
Pada dasarnya, pekerjaan mengurus kucing betina yang sedang hamil/melahirkan/menyusui merupakan tugas si sang empunya kucing betina. Pastinya donk!! Karena kucing betinanya kan milik dia. Tapi untuk Zyrest dan Tata, dikarenakan sang empunya “Tata” si kucing betina tidak cukup berani untuk mengurus kucingnya, alhasil si betina dititipkan sementara bersama suaminya. Ini cukup mengundang kekhawatiran bagi saya. Karena biasanya, kucing betina yang baru saja melahirkan tidak suka dengan keberadaan kucing jantan. Termasuk suaminya sendiri. Berunutngnya saya memiliki kucing jantan yang tidak nakal dan tidak usil. Dia selalu sabar dengan kegalakan Tata.
Sempat terpikirkan untuk menitipkan Zyrest ke tempat teman, tapi saya urungkan. Karena proses menyusui saja menghabiskan waktu 2 bulan. Zyrest bisa stres berat kalau dititipkan selama itu. Makanya saya berusaha agar Tata dapat menerima keberadan Zyrest. Dan Zyrest juga dapat lebih sabar dan bertoleransi dengan keberadaan Tata dan bayi-bayi kucingnya.
Saya kira, beberapa hari setelah melahirkan Tata akan kembali pulang ke rumahnya. Karena sang empunya mengatakan cuma takut ngeliat darah dan cemas tidak bisa optimal pada proses kelahiran. Ternyata sang empunya memiliki beberapa masalah, sehingga masih menitipkan Tata and the kids di tempat saya. Saya sih senang-senang aja, karena Zyrest jadi bisa punya teman. Paling yang rada sedikit berat mengenai pemberian makan. Merk makanan Zyrest dengan Tata memang berbeda. Karena Zyrest memiliki perut yang sensitif, jadi tidak dapat ditukar makanannya. Jadi mau ga mau, Tata ikut memakan makannannya Zyrest. Mereka ga bisa dibedakan dan ditentukan makannya masing-masing. Otomatis ada makanan, ya dimakan saja.
Dikarenakan itu semua, makanya teman saya berinisiatif untuk mengajukan beberapa hak previlage alias hak khusus untuk saya. Yang sepertinya akan membuat sang empunya Tata kurang puas. Tapi setidaknya mungkin itulah konsekuensinya bukan? Pekerjaan yang harusnya dikerjakan sendiri, dikerjakan oleh orang lain. Otomatis hasilnya tidak seindah apabila dikerjakan sendiri. Saya sangat berharap sang empunya ngebaca blog ini…![]()
Recent Comments